Untuk pembelajaran Social Conversation, modul bisa didapatkan melalui link berikut ini
https://drive.google.com/file/d/1gSh_FsgCfWWjPg7__8pWw1e0bM0GByyb/view
"Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu sekalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat". – (Q.S., Al-Mujadalah: 11)
Monday, 15 October 2018
Friday, 28 September 2018
Wednesday, 16 May 2018
Keadaan
Kebanyakan kisah cinta anak manusia diawali dengan sangat sederhana. Dari pertemuan yang konon katanya mengandung unsur ketidak sengajaan, dua manusia dapat saling sapa, saling tanya, lalu saling mencari satu sama lain. Benih asmara pun tumbuh, jika benih tersebut tumbuh di hati keduanya itu pertanda baik, namun jika hanya tumbuh di hati salah seorang saja ini yang akan menjadi masalah.
Ujung-ujungnya dapat kita prediksi, status galau bertebaran, seiring dengan kode keras yang muncul secara sporadis hanya agar dia mulai peka. Padahal mungkin saja dia peka, tapi tak mau berurusan lebih jauh denganmu.
Manusia adalah mahluk berpikir, itu yang membedakan kita dengan ciptaan-Nya yang lain, namun manusia pun mahluk yang mempunyai emosi.
Manusia adalah mahluk berpikir, itu yang membedakan kita dengan ciptaan-Nya yang lain, namun manusia pun mahluk yang mempunyai emosi.
Sayangnya, saat emosi sudah menghampiri, kita seringkali kehilangan daya untuk berpikir jernih. Kita lebih senang memberi kode, padahal dialog lebih memberikan titik terang.
Kita lebih senang menghilang, padahal pertemuan lebih memberikan gagasan. Kita lebih senang mendramatisir keadaan, padahal masalah seharusnya diselesaikan, bukan diperpanjang.
Lalu kau merasa dipermainkan? Katamu ia tak berhak membumbungmu tinggi hanya untuk menjatuhkanmu.
Berawal dari mencari, berujung dengan mencaci, perlukah?
Berawal dari mencari, berujung dengan mencaci, perlukah?
Sadarkah dirimu bahwa cinta itu jorok? Muncul di mana saja, bahkan di tempat tak terduga. Cinta itu tak kenal etika, hilang tanpa permisi bahkan di waktu tak terduga.
Perasaan yang terbang tak selalu berujung mendarat dengan selamat. Cinta yang sembunyi-sembunyi tak selalu berujung ditemukan. Tangan yang saling menggenggam tak selalu berujung dipastikan.
Kadang, kita harus mengalah pada kenyataan bahwa apa yang kita berikan tak mesti sama dengan apa yang kita terima.
Jadi, jika memang harus kandas sebelum bersemi, ya sudah kenapa harus terlalu dipermasalahkan? Berkomitmen itu sama saja dengan bekerja sama, kalau dia merasa tak bisa bekerjasama denganmu setelah mengenalmu cukup dekat, apa harus dipaksa?
Hey, santai...
Tuhan sedang mempersiapkan kisah yang lebih baik untukmu.
- Buku Catatan Juang halaman 211-212 oleh Fiersa Besari -
Sunday, 8 April 2018
Pengajaran Attractive Speaking untuk Anak Asuh Panti Asuhan Arridho Depok
Keterampilan speaking adalah
salah satu keterampilan wajib dari 4 skill dasar pembelajaran bahasa Inggris
(listening, reading, speaking, writing).
Keterampilan ini wajib dikuasai oleh setiap
individu yang sedang
mempelajari bahasa Inggris. Hal ini dikarenakan, speaking/berbicara adalah indikator utama penguasaan sebuah bahasa.
Jika seseorang mampu berbicara dengan baik pada sebuah bahasa maka dapat
diindikasikan ia telah menguasai bahasa tersebut.
Berangkat
dari latar belakang tersebut, maka Program Studi Sastra Inggris STIBA Nusa Mandiri melakukan kegiatan Pengabdian
Masyarakat dengan judul “Pengajaran Attractive
Speaking untuk Anak Asuh Panti Asuhan Arridho Depok” dengan target peserta
anak asuh di LKSA
Arridho, Sawangan, Depok.
Hujan
deras yang mengguyur kota Depok sepanjang hari, tidak menyurutkan semangat
panitia serta dosen-dosen pengajar yang akan memberikan materi mengenai Attractive Speaking kepada anak-anak
panti asuhan Arridho. Sesuai agenda, rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat
rencananya akan dimulai pada pukul 15:30 WIB selepas shalat Ashar berjamaah
bersama para pengurus dan anak-anak panti asuhan.
Acara
dipimpin oleh pembawa acara Sayyid Khairunas dan dimulai dengan pembacaan doa
terlebih dahulu. Selanjutnya yaitu sambutan yang disampaikan oleh Ustadz Ali
selaku perwakilan dari Arridho, kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari Ibu Hj.
Kartini Salman selaku ketua yayasan, dan yang terakhir sambutan dari perwakilan
STIBA Nusa Mandiri yang disampaikan oleh Ary Iswanto. Dalam sambutannya, Ibu
Kartini menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap keluarga
besar Nusa Mandiri yang telah hadir untuk bersilaturahim sekaligus membagikan ilmu
kepada anak-anak panti asuhan Arridho, beliau juga mengungkapkan semoga apa
yang diberikan oleh bapak-ibu dosen dari STIBA Nusa Mandiri bermanfaat bagi
anak-anak yang tinggal di panti tersebut, terakhir beliau juga berharap semoga
ke depannya kegiatan serupa dapat rutin digelar sehingga kedua belah pihak
mampu mendapatkan benefit dari kegiatan tersebut.
Setelah rangkaian
sambutan, tiba saatnya bagi STIBA Nusa Mandiri melakukan penyampaian materi. Selaku
pemateri, adalah saudara Danang Dwi Harmoko, S.S., M.Pd. Terlihat anak-anak
menyimak dengan cukup antusias materi yang diberikan. Terdapat kurang lebih 30
anak yang terdiri dari tingkat SMP dan SMA yang menjadi peserta pengabdian
masyarakat kali ini. Danang menyampaikan kalau kemampuan berbicara bahasa
inggris merupakan indikator yang sangat penting dalam berbahasa inggris. Keterampilan berbicara/ speaking juga menjadi salah satu syarat
utama perusahaan ketika membuka lowongan pekerjaan. Oleh karena itu, setiap
generasi yang siap kerja harus dibekali dengan basic skills bahasa Inggris. Speaking salah satunya.
Setelah
penyampaian materi selama kurang lebih 45 menit, ada salah satu peserta yang
bertanya kira-kira seberapa penting kemampuan berbicara bahasa inggris dalam
dunia kerja nanti. Danang menjawab, kalau kemampuan berbicara bahasa inggris
sangat penting sebagai alat komunikasi, terlebih lagi kalau perusahaan tempat
kita bekerja termasuk multinational company yang menuntut kita berbicara bahasa
inggris sehari-hari baik dalam berinteraksi dengan sesama karyawan maupun
berkorespondensi dengan orang lain. Danang juga memberikan contoh berdasarkan
pengalaman yang ia miliki ketika mendapat panggilan interview di salah satu
lembaga pendidikan yang ternyata dimiliki oleh seorang yang berkebangsaan Amerika. Mau tidak mau, ia yang melakukan interview dengan menggunakan bahasa
inggris. Pengalaman berharga tersebut yang membuat dirinya semakin yakin akan
pentingnya kemampuan berbicara bahasa inggris.
Lebih
lanjut, beliau mengungkapkan kalau dalam dunia kerja, pintar saja tidak cukup.
Ada banyak hal yang akan dihadapi kelak yang menuntut kita menguasai beberapa
kemampuan-kemampuan yang tidak ada dalam mata pelajaran di sekolah seperti
communication skills, problem solving, attitudes, dan sebagainya. Anak-anak
panti asuhan terlihat sangat serius dalam menyimak apa yang disampaikan oleh
pemateri.
Selesai
sesi tanya jawab, Danang kemudian menutup sesi penyampaian materi. Meskipun
singkat, semoga apa yang disampaikan bermanfaat dan dapat membuka khazanah
pengetahuan anak-anak panti asuhan, serta diharapkan pula mereka mempunyai
kemampuan berbicara bahasa inggris yang baik sehingga mampu bermanfaat bagi
hidup mereka kelak.
![]() | ||
|
Acara terakhir yaitu penutup, berupa pemberian
souvenir dari STIBA Nusa Mandiri kepada LKSA Arridho. Pemberian bingkisan tersebut diwakili
oleh Ary Iswanto dari pihak STIBA Nusa Mandiri.
Diakhiri
dengan sesi berfoto bersama, maka berakhir lah rangkaian kegiatan pengabdian
masyarakat STIBA Nusa Mandiri kali ini. Semoga saling terjalin kekeluargaan
antara STIBA Nusa Mandiri dengan Lembaga
Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Arridho yang
berkesinambungan ke depannya. [Sayyid Khairunas]
Thursday, 29 March 2018
HKI: Pengaruh Metode Pembelajaran Dan Kepribadian Terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMA Negeri Di Cibinong.
Download Sertifikat HKI:
- Pengaruh Metode Pembelajaran Dan Kepribadian Terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMA Negeri Di Cibinong.
- Pengaruh Metode Pembelajaran Dan Kepribadian Terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMA Negeri Di Cibinong.
Sunday, 25 February 2018
Pelatihan Personal Development I “Pengembangan Diri, Positive Thinking, Percaya Diri & Pelayanan Dosen Profesional”
Sertifikat Personal Development 2 bisa diunduh melalui link berikut ini:
https://drive.google.com/file/d/1bp9pGitC6dQt5R_gpw5edeC33Q6VJ00p/view?usp=sharing
https://drive.google.com/file/d/1bp9pGitC6dQt5R_gpw5edeC33Q6VJ00p/view?usp=sharing
Thursday, 28 December 2017
Pengabdian Masyarakat: Dasar-dasar Public Speaking
Pengabdian
Masyarakat adalah salah satu syarat dari Tridarma Perguruan Tinggi. STIBA Nusa
Mandiri, bersama dengan PPPM-Nusa Mandiri mengadakan agenda rutin yang setiap
semesternya menjadi agenda wajib bagi dosen-dosen di lingkungan Nusa Mandiri.
Pengabdian masyarakat kali ini diadakan pada Tanggal 14 Desember 2017,
bertempat di Yayasan Panti Asuhan Ar Ridho Sawangan, Depok, Jawa Barat.
Hujan
deras yang mengguyur kota Depok sepanjang hari, tidak menyurutkan semangat
panitia serta dosen-dosen pengajar yang akan memberikan materi mengenai
Dasar-dasar Public Speaking kepada anak-anak panti asuhan Ar Ridho. Sesuai
agenda, rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat rencananya akan dimulai pada pukul
15:30 WIB selepas shalat Ashar berjamaah bersama para pengurus dan anak-anak
panti asuhan.
Acara
dipimpin oleh pembawa acara bapak Danang Dwi Harmoko dan dimulai dengan
pembacaan doa terlebih dulu. Selanjutnya yaitu sambutan yang disampaikan oleh
Ustadz Ali selaku perwakilan dari Panti Asuhan, kemudian dilanjutkan oleh
sambutan dari Ibu Hj. Kartini Salman selaku ketua yayasan, dan yang terakhir
sambutan dari perwakilan STIBA Nusa Mandiri oleh Bapak Sayyid Khairunas. Dalam
sambutannya, Ibu Kartini menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada
segenap keluarga besar Nusa Mandiri yang telah hadir untuk bersilaturahim
sekaligus sharing ilmu kepada anak-anak panti asuhan Ar Ridho, beliau juga
mengungkapkan semoga apa yang diberikan oleh bapak-bapak dosen dari STIBA Nusa
Mandiri bermanfaat bagi anak-anak di panti tersebut, terakhir beliau juga
berharap semoga ke depannya acara serupa dapat rutin digelar sehingga dapat
saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Tiba
saatnya bagi STIBA Nusa Mandiri melakukan penyampaian materi. Kali ini sebagai
pemateri adalah Bapak Arif Hidayat, M.Hum. Terlihat anak-anak menyimak dengan cukup
antusias materi yang diberikan. Terdapat kurang lebih 30 anak yang terdiri dari
tingkat SMP dan SMA yang menjadi peserta pengabdian masyarakat kali ini. Pak
Arif menyampaikan kalau public speaking, termasuk ke dalam salah satu skill
yang penting untuk dikuasai. Memang, mungkin mereka tidak akan mendapatkannya
di mata pelajaran sekolah, tapi mereka bisa melatih melalui pengalaman
berorganisasi yang sudah pasti akan melatih banyak area soft skill mereka di
sana, salah satunya yakni confidence serta public speaking itu sendiri.
Setelah
penyampaian materi selama kurang lebih 60 menit, ada salah satu peserta yang
bertanya kira-kira seberapa penting public speaking dalam dunia kerja nanti.
Pak Arif menjawab kalau kemampuan dalam menyampaikan pendapat, serta berbicara
di depan umum merupakan hal yang mutlak untuk dimiliki. Apalagi jika memang kelak
pekerjaan kita menuntut untuk bertemu atau berbicara dengan banyak orang,
seperti menjadi guru, dosen, MC, dll. Lebih lanjut, beliau mengungkapkan kalau
dalam dunia kerja, pintar saja tidak cukup. Ada banyak hal yang akan dihadapi
kelak yang menuntut kita menguasai beberapa kemampuan-kemampuan yang tidak ada
dalam mata pelajaran di sekolah seperti communication skills, problem solving,
attitudes, dan sebagainya. Anak-anak panti asuhan terlihat sangat serius dalam
menyimak apa yang disampaikan oleh pemateri.
Selesai
sesi tanya jawab, Pak Arif kemudian menutup sesi penyampaian materi. Meskipun
singkat, semoga apa yang disampaikan bermanfaat dan dapat membuka khazanah
pengetahuan anak-anak panti asuhan, serta diharapkan pula mereka mempunyai
kemampuan yang baik dalam hal public speaking serta interpersonal skills
sehingga mampu bermanfaat bagi hidup mereka ke depannya. Acara terakhir yaitu
penutup, berupa pemberian souvenir dari STIBA Nusa Mandiri kepada Yayasan Panti
Asuhan Ar Ridho. Pemberian bingkisan tersebut diwakili oleh bapak Ari Iswanto
dari pihak STIBA Nusa Mandiri.
Diakhiri dengan sesi berfoto bersama, maka berakhir lah
rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat STIBA Nusa Mandiri kali ini. Semoga
saling terjalin kekeluargaan antara STIBA Nusa Mandiri dengan Yayasan Panti
Asuhan Ar Ridho yang berkesinambungan ke depannya.
[Sayyid-STIBA]
[Sayyid-STIBA]
Subscribe to:
Posts (Atom)







