Showing posts with label Pengabdian Masyarakat. Show all posts
Showing posts with label Pengabdian Masyarakat. Show all posts

Tuesday, 29 October 2024

Komunitas Breadsos Ikuti Workshop Bahasa Inggris Untuk Tingkatkan Keterampilan Presentasi

 Depok, –Kampus Digital Kreatif Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) telah menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Komunitas Breadsos, Kota Depok, pada Sabtu, 28 September 2024. Kegiatan ini mengusung tema “Workshop on English Presentation Skills for Students at Breadsos Community Depok”.

Breadsos sendiri merupakan sebuah Social Campaign yang menyuarakan perihal food care. Mereka mengedukasi masyarakat untuk mengkonsumsi makanan sesuai kebutuhan bukan berdasarkan keinginan, menyediakan food sharing mobile app untuk mempertemukan mereka yang ingin berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi, cara memasak makanan yang benar, serta mengolah kembali bahan makanan layak konsumsi.

Komunitas Breadsos Ikuti Workshop Bahasa Inggris

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan oleh kelompok dosen dari Program Studi Sastra Inggris Universitas BSI yang terdiri dari Fitriyah, Sayyid Khairunas, Octa Pratama Putra, dan Danang Dwi Harmoko. Dua mahasiswa dari program studi yang sama yakni, Sastria Putra dan Winda Ayu Kusnadi.

Danang Dwi Harmoko, Ketua Panitia, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah melatih anggota komunitas Breadsos dalam meningkatkan keterampilan presentasi berbahasa Inggris.

“Kami berharap mereka bisa menguasai teknik presentasi dalam Bahasa Inggris dengan baik, karena keterampilan ini sangat penting di dunia kerja dan akademik,” ujar Danang dalam rilis yang diterima, Selasa (1/10)
Sementara Fitriyah, dosen sekaligus tutor dalam kegiatan ini, memaparkan bahwa keterampilan presentasi dalam Bahasa Inggris tidak hanya tentang berbicara di depan umum, tetapi juga menyusun materi yang efektif dan percaya diri dalam penyampaian.

“Dengan menguasai teknik presentasi ini, para peserta yang rata-rata sudah duduk di bangku kuliah akan lebih siap menghadapi tantangan akademik dan professional serta mengejawantahkan apa yang sudah mereka dapatkan selama di bangku kuliah,” terangnya.

Pada kesempatan ini Rizky, Koordinator Komunitas Breadsos, menyatakan harapannya bahwa kegiatan ini akan memberi manfaat besar bagi peserta dalam mengasah keterampilan komunikasi mereka, khususnya dalam Bahasa Inggris.

“Semoga adanya kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan komunikasi berbahasa Inggris bagi semua anggota komunitas. Dan berharap kegiatan ini akan berlanjut pada sesi-sesi berikutnya,” tutupnya.






Monday, 30 October 2023

Belajar sambal Bermain, Dosen Universitas BSI beri pelatihan Bahasa Inggris dengan Flash Cards bagi Rumah Belajar Mifasol Depok

 Kampus Digital Kreatif Universitas BSI menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di Rumah Belajar Mifasol, Kota Depok, Jawa Barat, secara luring pada hari Sabtu, 28 Oktober 2023.

Tema yang diangkat dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat yaitu “Pelatihan Peningkatan Kosakata Bahasa Inggris Dengan Metode Flash Cards Games”. Kegiatan ini dilakukan kelompok dosen dari Program Studi Sastra Inggris Universitas BSI yang terdiri dari; Fitriyah, Sayyid Khairunas, Octa Pratama Putra, dan Danang Dwi Harmoko. Tidak hanya dosen, pada Pengabdian Masyarakat edisi Semester Ganjil 2023-2024 ini juga menghadirkan 2 mahasiswa/I Program Studi Sastra Inggris UBSI yaitu Talica Azzahra Kusnandar, dan Syahdilla Azzahra Virgianti.

Dr. Fitriyah, selaku Ketua Panitia, menyatakan tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melatih adik-adik dari Rumah Belajar Mifasol yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah dasar untuk bisa menambah kosakata Bahasa Inggris dengan metode yang menyenangkan yaitu Flash Cards.

“Kami berharap dengan pelatihan ini, adik-adik dari Rumah Belajar Mifasol dapat menyukai Bahasa Inggris terlebih dahulu, karena ini adalah pondasi awal. Ketika ketertarikan itu sudah ada maka belajar apa pun akan lebih mudah karena tidak ada beban,” ungkap Fitriyah.

Sementara itu Danang Dwi Harmoko yang biasa disapa Mas Danz, dosen UBSI sekaligus yang menjadi tutor pada kegiatan ini menjelaskan bahwa bermain game juga bisa meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris. Termasuk memperkaya penguasaan kosakata.

“Bermain Flash Cards adalah salah satu metode yang efektif untuk memperkaya kosakata dalam bahasa Inggris, atau bahasa apa pun. Ini adalah pendekatan belajar yang interaktif dan menyenangkan, yang dapat membantu adik-adik mengingat kata-kata dan frasa dengan lebih baik”, jelasnya sebelum mempraktekan bagaimana cara menggunakan Flash Cards.





Lebih lanjut, Mas Danz menjelaskan “meskipun bermain flash cards sangat berguna untuk memperkaya kosakata bahasa Inggris, membaca buku-buku atau teks berbahasa Inggris, mendengarkan lagu berbahasa Inggris, atau pun menonton film-film berbahasa Inggris juga bisa dilakukan. Yang paling penting adalah konsistensi dan kesabaran dalam belajar bahasa Inggris. Itu ya adik-adik,” tambahnya.

Walaupun acara berlangsung selama 2 jam, peserta tetap terlihat bersemangat dan antusias dalam mengikuti arahan tutor. Setelah menerima materi dari dosen UBSI, peserta diajak untuk bermain game dan berkesempatan mendapatkan doorprize. Mereka tampak tertarik dan banyak yang aktif mengajukan pertanyaan.

“Kami melihat anak-anak mempunyai semangat baru dalam belajar bahasa Inggris, karena mereka bisa belajar banyak hal yang menyenangkan,” ucap Siska selaku koordinator Rumah Belajar Mifasol.

Ia dan tim berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yang akan menjadi generasi penerus bangsa yang ada di Rumah Belajar Mifasol kelak.

“semoga apa yang telah diberikan oleh Bapak dan Ibu dari kampus Universitas BSI dapat bermanfaat bagi kami Rumah Belajar Mifasol,” tutupnya. [SKH]

Monday, 16 January 2023

Dosen Sastra Inggris UBSI Beri Pelatihan Korespondensi Bahasa Inggris kepada Pelaku UMKM Kota Bogor

Dosen Sastra Inggris Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) beri pelatihan English Business Correspondence pada pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) kota Bogor. Dosen Program Studi Sastra Inggris Universitas BSI melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan tema “Pelatihan English Business Correspondence kepada pelaku UMKM Kota Bogor”. Kegiatan ini berhasil terlaksana berkat kerjasama antara pihak Program Studi Sastra Inggris Universitas BSI dengan pihak Dinas KUKM Perdagangan dan Perindustrian (KUKMDAGIN) Kota Bogor yang mewadahi pelaku industri UMKM di wilayah Kota Bogor, pada Sabtu (19/11).

Acara dipimpin oleh pembawa acara Danang Dwi Harmoko dari pihak Universitas BSI dan dibantu oleh Octa Pratama Putra juga 2 orang mahasiswa sebagai panitia. Acara dimulai dengan pembacaan doa terlebih dahulu. Selanjutnya sambutan yang disampaikan oleh Sahdi selaku Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas KUKM Perdagangan dan Perindustrian (KUKMDAGIN) Kota Bogor. Dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Universitas BSI yang disampaikan oleh Sayyid Khairunas.

Sayyid Khairunas mengatakan keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan wajib dari 4 kemampuan dasar pembelajaran bahasa Inggris (listening, reading, speaking, writing).

“Keterampilan menulis wajib dikuasai oleh setiap individu yang sedang mempelajari bahasa Inggris ataupun profesi lain,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Rabu (23/11).

Hal ini katanya, menulis merupakan indikator utama penguasaan sebuah bahasa. Jika seseorang mampu menulis dengan baik pada sebuah bahasa maka ia dapat dinyatakan menguasai bahasa tersebut.

“Dosen Sastra Inggris Universitas BSI Kampus Digital Kreatif memberikan materi mengenai English Business Correspondence atau berkorespondensi menggunakan Bahasa Inggris pada pelaku UMKM di wilayah Kota Bogor,” tegasnya.

Mengingat, terangnya kemampuan berkorespondensi bagi seorang pelaku usaha terutama Bahasa Inggris, cukuplah penting. Adanya pelatihan ini membuat peserta sangat antusias pada pelatihan kali ini.

“Peserta mengaku sangat senang dengan diadakannya acara pelatihan Bahasa Inggris karena mereka mampu melatih kemampuan Bahasa Inggris yang telah dipelajari di bangku sekolah maupun kuliah dulu,” katanya.

Sementara itu, Sahdi selaku Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas KUKM Perdagangan dan Perindustrian (KUKMDAGIN) kota Bogor menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya pada segenap keluarga besar Universitas BSI terlebih program studi Sastra Inggris yang telah hadir untuk bersilaturahmi sekaligus membagikan ilmu pada pelaku UMKM yang berada dibawah naungan KUKMDAGIN Kota Bogor.

“Semoga apa yang diberikan oleh dosen-dosen dari Universitas BSI bermanfaat bagi peserta pelatihan dan menambah kemampuan Bahasa Inggris yang dimiliki,” ungkapnya.

Ia pun berharap kedepannya kegiatan serupa dapat rutin digelar sehingga kedua belah pihak mampu mendapatkan benefit dari kegiatan yang diadakan.

“Kami sangat berterimakasih kepada dosen program Sastra Inggris Universitas BSI yang telah berkenan menyelenggarakan pelatihan Bahasa Inggris di kantor kami. Jujur kami merasa hal tersebut sangatlah penting di jaman sekarang ini,” tegas Sahdi.

Pada kesempatan ini, materi disampaikan oleh Dr Fitriyah, peserta menyimak dengan cukup antusias. Dalam surat menyurat atau berkorespondensi dengan bahasa inggris ada beberapa jenis surat yang harus diketahui seperti: Sales Letters, Order Letters, Complaint Letters, Adjusment Letters, dan Inquiry Letters.

Meski sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara surat bisnis berbahasa Inggris dengan yang menggunakan Bahasa Indonesia. Bagian-bagian surat tersebut tetap harus mengandung unsur-unsur pembuatan surat misalnya kop surat atau kepala surat jika memang surat tersebut bersifat formal. Tak lupa pula tanggal, serta alamat penerima surat yang jelas,” terangnya.

Ia juga secara langsung mempraktikan cara membuat surat dalam Bahasa Inggris yang kemudian diikuti oleh para peserta pelatihan dengan seksama. Ia pun berharap pelatihan ini bermanfaat bagi peserta.

“Semoga apa yang disampaikan bermanfaat dan dapat menjadi bekal berharga bagi para pelaku UMKM yang berada di bawah naungan KUKMDAGIN Kota Bogor,” tutupnya.






[Sayyid Khairunas-UBSI]

Monday, 14 September 2020

Fun Learning English: Belajar Bahasa Inggris Secara Menyenangkan Bersama Dosen Prodi Sastra Inggris UBSI

Jakarta, 14 September 2020 - Belajar bahasa inggris sudah seharusnya menyenangkan. Stigma yang selama ini ada mengenai belajar bahasa inggris yang katanya sulit, harus diubah. Menyadari akan hal itu, dosen program studi sastra inggris UBSI memiliki cara unik sekaligus menyenangkan dalam memberikan materi bahasa inggris. Meski dalam keadaan pandemi seperti saat ini, semangat untuk memberikan seribu kebaikan tidak boleh luntur. Oleh karenanya, dosen-dosen UBSI memutuskan untuk mengadakan pengabdian masyarakat secara daring.

Kegiatan Prodi Bahasa Inggris dan Sastra Inggris Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI semester ganjil 2020-2021 ini dilakukan melalui aplikasi Zoom. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adik-adik dari Majelis Ta’lim Hidayatul Mubtadiin yang berlokasi di bilangan Ciledug. Beberapa panitia yang diutus langsung ke lokasi mitra tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat dan sesuai anjuran kesehatan. Seperti, memakai masker, jaga jarak aman minimal 1 meter, dan juga laptop yang memadai.

Acara dipimpin dan dibuka oleh Unpris Yastanti, M.Pd selaku Ketua panitia program pengabdian masyarakat. Selaku tutor yaitu Sayyid Khairunas, S.S., M.Pd, serta beberapa anggota panitia lain yang juga standby untuk memberikan materi yaitu Irwin Ananta Vidada, Sri Mulyati, Ary Iswanto Wibowo, dan Danang Dwi Harmoko. Kegiatan ini juga melibatkan seorang mahasiswi dari prodi sastra inggris yaitu Fefti Supriyatna yang saat ini sedang menyusun skripsi.

Mengusung tema tips and tricks dalam pembelajaran bahasa inggris agar lebih mudah dipahami, yang memang ditujukan agar peserta lebih enjoy dan tidak terlalu serius dalam proses pelaksanaan pengabdian kali ini. Dalam penyampaiannya, Sayyid memberikan contoh fenomena sehari-hari dalam mengucapkan kata ataupun kalimat dalam bahasa inggris yang masih sering salah – namun masih banyak yang tidak sadar. Beliau memberi contoh misalnya dalam mengucapkan terima kasih yang tidak tepat. Masih banyak yang bilang “thanks you” baik dalam ucapan secara langsung maupun status-status di media sosial saat ini. “Frase yang benar adalah ‘thank you’ ya teman-teman, bukan ‘thanks you’ jika ingin mengucapkan terima kasih ke lawan bicara kita”, ujarnya. Para peserta pengabdian terlihat sangat antusias menyimak materi yang dipandu oleh tim tutor. Acara berlangsung selama kurang lebih 2 jam.






Selesai sesi penyampaian materi sekaligus tanya jawab dengan peserta, para dosen dan panitia kemudian menutup sesi penyampaian materi. Acara pun diakhiri dengan sesi berfoto bersama antara pihak Universitas Bina Sarana Informatika dengan adik-adik dari Majelis Ta’lim Hidayatul Mubtadiin. Meskipun singkat, semoga apa yang disampaikan bermanfaat dan dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta. [SKH]

Tuesday, 5 May 2020

Dosen Prodi Bahasa Inggris dan Sastra Inggris UBSI Beri Pelatihan Speaking Skill

Depok, - Bertepatan hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada hari Sabtu 2 Mei 2020, dosen UBSI dari prodi Bahasa Inggris dan Sastra Inggris mengadakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Yayasan Panti Asuahan Anak ARRIDHO Depok, Jawa Barat. 
Kegiatan kepada Masyarakat ini merupakan agenda wajib untuk dosen yang terdapat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian kepada Masyarakat dimulai tepat pukul 09:00 – 11:00 Wib dan terbagi kedalam tiga tim. Masing-masing tim diberi kesempatan 20 menit untuk memberikan materi pelatihan PM sesuai dengan pilihan topik yang telah disiapkan. 

Tim pertama mengangkat judul yaitu Enhancing of Speaking Skills in the Midlle of Covid19. Dosen yang terlibat Jimmi, M.Pd, Aprillia, S.S., M.Pd, Nurmala Dewi, M.Pd, Dadan H., M.Pd, Chodidjah, M.Pd. Tim kedua mengangkat judul Improving English Skill through Daily Routine Conversation dan dosen yang terlibat Dr. Euis M., M.Pd, Herlin Widasiwi S., S.S., M.M., Prapti Wigati P. S.S., M.Hum, Lia N., S.S., M.Hum, Sufi Alawiyah, S.Kom, M.Pd. 


Tim Ketiga yaitu tim yang berasal dari prodi Sastra Inggris dengan judul Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu Enhancing of Speaking Skills in the Midlle of Covid19 dan dosen yang terlibat yaitu , Danang Dwi, S.S., M.Pd, Sayyid Khairunas, S.S., M.Pd, Ary Iswanto, S.S., M.Pd, dan Fitriyah, S.S., M.Si, dan Okta Pramata Putra, S.S, M.Pd. Tidak hanya dosen saja dalam PM ini, ada 1 mahasiswa yang terlibat dalam PM edisi genap ini yaitu, Kristina Sidabalok mahasiswi Bahasa Inggris Semester 4.

Tuesday, 12 November 2019

English is Fun: Belajar Berbicara Bahasa Inggris dengan Menyenangkan


Jakarta, Sabtu 2 November 2019. Puji syukur kehadirat Tuhan yang maha esa karena Universitas Bina Sarana Informatika Program Studi Sastra Inggris telah dengan sukses dan lancar menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat yang memang rutin diadakan pada setiap semesternya. Dalam pelaksanaannya, pihak UBSI menggandeng teman-teman Karang Taruna Ragunan yang berdomisili di Jl. Saco Ragunan No. 1, RT 01/04, Ragunan, Kec. Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan untuk hadir sebagai peserta Pengabdian Masyarakat kali ini.

Mengusung tema Improving English Speaking Skill through Simple Daily Conversation, kami selaku pihak UBSI memandang pentingnya akan kemampuan berbicara Bahasa Inggris bagi para peserta dalam hal ini Karang Taruna Ragunan karena sebagian besar merupakan pelajar tingkat SMP dan SMA yang sudah pasti mendapatkan pelajaran Bahasa Inggris di sekolahnya masing-masing. Oleh karena itu,

Wednesday, 17 April 2019

Minggu Ceria Belajar Bahasa bersama Panti Yatim Yauma Jakarta



Salemba, Minggu (14/04/2019). Bahasa Inggris mungkin menjadi momok yang menakutkan bagi adik-adik yang masih belajar di tingkat sekolah dasar maupun menengah. Mulai dari kesulitan menghafal kata-kata atau vocabulary dalam bahasa inggris, tenses, grammar, atau bahkan, dari hal yang paling simpel, bagaimana cara membaca suatu kata dalam bahasa inggris. Ada beberapa metode asyik yang dapat dilakukan untuk membuat siswa-siswi tertarik serta antusias dalam belajar bahasa inggris, salah satunya melalui games.


Berangkat dari latar belakang tersebut, maka Program Studi Sastra Inggris Universitas Bina Sarana Informatika melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan tema "Learning English Vocabulary Through Games Pada Panti Yauma Yatim Dan Dhu'afa".

Panas terik cuaca di Jakarta, tidak menyurutkan semangat panitia serta dosen-dosen pengajar yang akan memberikan materi mengenai vocabulary atau kosakata kepada para siswa dan siswi Panti Yauma yang berdomisili di daerah Salemba tersebut.

Acara dipimpin dan dibuka oleh Agus Priadi, M.Pd selaku Ketua Program Studi Sastra Inggris dari pihak Universitas Bina Sarana Informatika dan dimulai dengan pembacaan doa terlebih dahulu. Selanjutnya yaitu sambutan yang disampaikan oleh kepala panti Yauma, dan yang terakhir sambutan dari perwakilan Universitas Bina Sarana Informatika yang disampaikan oleh Lia Nurmalia, S.S., M.Hum.

"Kami sangat berterima kasih kepada kepala panti, karena telah diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Panti Yauma ini. Semoga apa yang nanti akan diberikan bermanfaat bagi seluruh siswa-siswi Panti Yauma. Semoga ke depannya kelak terjalin kerja sama yang berkesinambungan antara Universitas Bina Sarana Informatika dengan Panti Yauma agar kedua belah pihak dapat mengambil benefit dari kegiatan ini," ungkap Agus dalam sambutannya.

Setelah rangkaian sambutan, tiba saatnya bagi Universitas Bina Sarana Informatika melakukan penyampaian materi. Dalam kegiatan ini, siswa-siswi dibagi ke dalam 2 kelompok yaitu siswi perempuan dengan tutor dosen perempuan serta siswa laki-laki dengan tim tutor dosen laki-laki.






Selaku pemateri dari pihak laki-laki, diketuai oleh Sayyid Khairunas, S.S., M.Pd. Sementara dari tim tutor perempuan dipimpin oleh Unpris Yastanti, M.Pd. Para siswa-siswi terlihat sangat antusias menyimak materi serta mengikuti games Story Telling dengan riang yang dipandu oleh tim tutor. Beberapa siswa ada yang sangat excited menceritakan kembali cerita bahasa inggris yang dipandu oleh Bapak-Ibu Dosen, meskipun ada beberapa kesalahan dalam pengucapannya.


Selesai sesi penyampaian materi sekaligus games, para dosen kemudian menutup sesi tersebut. Acara pun diakhiri dengan sesi berfoto bersama antara pihak Universitas Bina Sarana Informatika dengan adik-adik Panti Yauma. Meskipun singkat, semoga apa yang disampaikan bermanfaat dan dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta.

[Sayyid Khairunas-UBSI]


Artikel ini juga bisa ditemukan di http://lppm.bsi.ac.id/news/2019/04/22/minggu-ceria-belajar-bahasa-inggris-bersama-panti-yatim-dan-dhuafa-yauma-jakarta/

Wednesday, 12 December 2018

Serunya Pelatihan Bahasa Inggris di Qonita Tour & Travel Depok



Dokpri
Depok, Senin (12/11). Keterampilan berbicara/speaking adalah salah satu keterampilan wajib dari 4 kemampuan dasar pembelajaran bahasa Inggris (listening, reading, speaking, writing). Keterampilan ini wajib dikuasai oleh setiap individu yang sedang mempelajari bahasa Inggris. Hal ini dikarenakan, speaking adalah indikator utama penguasaan sebuah bahasa. Jika seseorang mampu berbicara dengan baik pada sebuah bahasa maka dapat diindikasikan ia telah menguasai bahasa tersebut.

Berangkat dari latar belakang tersebut, maka Program Studi Sastra Inggris Universitas Bina Sarana Informatika melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan judul "Pelatihan Basic English Conversation kepada Tour Leader untuk Meningkatkan Pelayanan terhadap Klien pada PT. Qonita Zikra Semesta Depok".

Hujan deras yang mengguyur kota Depok sepanjang Sabtu (10/11), tidak menyurutkan semangat panitia serta dosen-dosen pengajar yang akan memberikan materi mengenai conversation atau percakapan kepada Tour Leader atau pemandu wisata perusahaan travel yang berdomisili di Depok tersebut. Mengingat pentingnya kemampuan berbicara bagi seorang Tour Leader -- terutama Bahasa Inggris, membuat para peserta sangat antusias pada pelatihan kali ini. Para peserta mengaku sangat senang dengan diadakannya acara pelatihan Bahasa Inggris di kantor tempatnya bekerja.

Acara dipimpin oleh pembawa acara Octa Pratama Putra dari pihak Universitas Bina Sarana Informatika dan dimulai dengan pembacaan doa terlebih dahulu. Selanjutnya yaitu sambutan yang disampaikan oleh Gebby Qonita Pareira selaku direktur Qonita Tour & Travel, dan yang terakhir sambutan dari perwakilan Universitas Bina Sarana Informatika yang disampaikan oleh Ary Iswanto.

Dalam sambutannya, secara spesial Qonita menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap keluarga besar Universitas Bina Sarana Informatika terlebih program studi sastra inggris yang telah hadir untuk bersilaturahim sekaligus membagikan ilmu kepada Tour Leader Qonita Tour & Travel. Beliau mengungkapkan semoga apa yang diberikan oleh bapak-ibu dosen dari Universitas Bina Sarana Informatika bermanfaat bagi peserta pelatihan, ia juga menambahkan betapa pentingnya kemampuan Bahasa Inggris untuk dimiliki oleh para Tour Leader di perusahaannya. Terakhir beliau berharap semoga ke depannya kegiatan serupa dapat rutin digelar sehingga kedua belah pihak mampu mendapatkan benefit dari kegiatan tersebut.

"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-ibu dosen dari Universitas Bina Sarana Informatika program studi sastra inggris yang telah berkenan menyelenggarakan pelatihan bahasa inggris di perusahaan kami. Jujur kami merasa hal tersebut sangatlah penting terlebih tour leader kami juga membutuhkan kemampuan berbicara bahasa inggris karena mereka pasti akan sering berbicara dan berinteraksi dengan menggunakan Bahasa Inggris ketika memandu Tour di luar negeri," ungkap Qonita.

Setelah rangkaian sambutan, tiba saatnya bagi Universitas Bina Sarana Informatika melakukan penyampaian materi. Selaku pemateri, adalah Arif Hidayat, S.S., M.Hum. Terlihat para peserta menyimak dengan cukup antusias materi yang diberikan. Terdapat kurang lebih 15 tour leader yang menjadi peserta pelatihan kali ini. Arif menyampaikan kalau kemampuan berbicara bahasa inggris merupakan indikator yang sangat penting dalam berbahasa inggris. Sebagai seorang Tour Leader yang akan memandu wisata di luar negeri, sudah hal mutlak untuk bisa melakukan komunikasi dengan bahasa inggris.

Setelah penyampaian materi selama kurang lebih 45 menit, ada salah satu peserta yang bertanya kira-kira seberapa penting kemampuan berbicara bahasa inggris sebagai alat komunikasi universal di dunia. Arif menjawab, kalau kemampuan berbicara bahasa inggris sangat penting sebagai alat komunikasi, terlebih lagi sebagai seorang pemandu wisata yang menuntut kita berbicara bahasa inggris sehari-hari baik dalam berinteraksi dengan klien maupun berkorespondensi dengan pihak ketiga di luar sana kelak. Arif juga memberikan contoh berdasarkan pengalaman yang ia miliki ketika mendapat undangan seminar ke salah satu perguruan tinggi di Malaysia pada tahun 2015 silam. Mau tidak mau, ia selaku perwakilan Universitas Bina Sarana Informatika berinteraksi dengan peserta dari negara lain dengan menggunakan bahasa inggris. Pengalaman berharga tersebut yang membuat dirinya semakin yakin akan pentingnya kemampuan berbicara bahasa inggris sekaligus hal yang dapat memotivasi kita untuk mempelajarinya lebih lanjut.

Selesai sesi tanya jawab, Arif kemudian menutup sesi penyampaian materi. Acara pun diakhiri dengan sesi berfoto bersama antara pihak Universitas Bina Sarana Informatika dengan Qonita Tour & Travel. Meskipun singkat, semoga apa yang disampaikan bermanfaat dan dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta.

[Sayyid Khairunas-UBSI]


Sunday, 8 April 2018

Pengajaran Attractive Speaking untuk Anak Asuh Panti Asuhan Arridho Depok


Keterampilan speaking adalah salah satu keterampilan wajib dari 4 skill dasar pembelajaran bahasa Inggris (listening, reading, speaking, writing). Keterampilan ini wajib dikuasai oleh setiap individu yang sedang mempelajari bahasa Inggris. Hal ini dikarenakan, speaking/berbicara adalah indikator utama penguasaan sebuah bahasa. Jika seseorang mampu berbicara dengan baik pada sebuah bahasa maka dapat diindikasikan ia telah menguasai bahasa tersebut.
Berangkat dari latar belakang tersebut, maka Program Studi Sastra Inggris STIBA Nusa Mandiri melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan judul “Pengajaran Attractive Speaking untuk Anak Asuh Panti Asuhan Arridho Depok” dengan target peserta anak asuh di LKSA Arridho, Sawangan, Depok.
Hujan deras yang mengguyur kota Depok sepanjang hari, tidak menyurutkan semangat panitia serta dosen-dosen pengajar yang akan memberikan materi mengenai Attractive Speaking kepada anak-anak panti asuhan Arridho. Sesuai agenda, rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat rencananya akan dimulai pada pukul 15:30 WIB selepas shalat Ashar berjamaah bersama para pengurus dan anak-anak panti asuhan.
Acara dipimpin oleh pembawa acara Sayyid Khairunas dan dimulai dengan pembacaan doa terlebih dahulu. Selanjutnya yaitu sambutan yang disampaikan oleh Ustadz Ali selaku perwakilan dari Arridho, kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari Ibu Hj. Kartini Salman selaku ketua yayasan, dan yang terakhir sambutan dari perwakilan STIBA Nusa Mandiri yang disampaikan oleh Ary Iswanto. Dalam sambutannya, Ibu Kartini menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap keluarga besar Nusa Mandiri yang telah hadir untuk bersilaturahim sekaligus membagikan ilmu kepada anak-anak panti asuhan Arridho, beliau juga mengungkapkan semoga apa yang diberikan oleh bapak-ibu dosen dari STIBA Nusa Mandiri bermanfaat bagi anak-anak yang tinggal di panti tersebut, terakhir beliau juga berharap semoga ke depannya kegiatan serupa dapat rutin digelar sehingga kedua belah pihak mampu mendapatkan benefit dari kegiatan tersebut.
Setelah rangkaian sambutan, tiba saatnya bagi STIBA Nusa Mandiri melakukan penyampaian materi. Selaku pemateri, adalah saudara Danang Dwi Harmoko, S.S., M.Pd. Terlihat anak-anak menyimak dengan cukup antusias materi yang diberikan. Terdapat kurang lebih 30 anak yang terdiri dari tingkat SMP dan SMA yang menjadi peserta pengabdian masyarakat kali ini. Danang menyampaikan kalau kemampuan berbicara bahasa inggris merupakan indikator yang sangat penting dalam berbahasa inggris. Keterampilan berbicara/ speaking juga menjadi salah satu syarat utama perusahaan ketika membuka lowongan pekerjaan. Oleh karena itu, setiap generasi yang siap kerja harus dibekali dengan basic skills bahasa Inggris. Speaking salah satunya.




Setelah penyampaian materi selama kurang lebih 45 menit, ada salah satu peserta yang bertanya kira-kira seberapa penting kemampuan berbicara bahasa inggris dalam dunia kerja nanti. Danang menjawab, kalau kemampuan berbicara bahasa inggris sangat penting sebagai alat komunikasi, terlebih lagi kalau perusahaan tempat kita bekerja termasuk multinational company yang menuntut kita berbicara bahasa inggris sehari-hari baik dalam berinteraksi dengan sesama karyawan maupun berkorespondensi dengan orang lain. Danang juga memberikan contoh berdasarkan pengalaman yang ia miliki ketika mendapat panggilan interview di salah satu lembaga pendidikan yang ternyata dimiliki oleh seorang yang  berkebangsaan Amerika. Mau tidak mau, ia yang  melakukan interview dengan menggunakan bahasa inggris. Pengalaman berharga tersebut yang membuat dirinya semakin yakin akan pentingnya kemampuan berbicara bahasa inggris.
Lebih lanjut, beliau mengungkapkan kalau dalam dunia kerja, pintar saja tidak cukup. Ada banyak hal yang akan dihadapi kelak yang menuntut kita menguasai beberapa kemampuan-kemampuan yang tidak ada dalam mata pelajaran di sekolah seperti communication skills, problem solving, attitudes, dan sebagainya. Anak-anak panti asuhan terlihat sangat serius dalam menyimak apa yang disampaikan oleh pemateri.
Selesai sesi tanya jawab, Danang kemudian menutup sesi penyampaian materi. Meskipun singkat, semoga apa yang disampaikan bermanfaat dan dapat membuka khazanah pengetahuan anak-anak panti asuhan, serta diharapkan pula mereka mempunyai kemampuan berbicara bahasa inggris yang baik sehingga mampu bermanfaat bagi hidup mereka kelak.



 
Acara terakhir yaitu penutup, berupa pemberian souvenir dari STIBA Nusa Mandiri kepada LKSA Arridho. Pemberian bingkisan tersebut diwakili oleh Ary Iswanto dari pihak STIBA Nusa Mandiri.
Diakhiri dengan sesi berfoto bersama, maka berakhir lah rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat STIBA Nusa Mandiri kali ini. Semoga saling terjalin kekeluargaan antara STIBA Nusa Mandiri dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Arridho yang berkesinambungan ke depannya. [Sayyid Khairunas]

Thursday, 28 December 2017

Pengabdian Masyarakat: Dasar-dasar Public Speaking

Pengabdian Masyarakat adalah salah satu syarat dari Tridarma Perguruan Tinggi. STIBA Nusa Mandiri, bersama dengan PPPM-Nusa Mandiri mengadakan agenda rutin yang setiap semesternya menjadi agenda wajib bagi dosen-dosen di lingkungan Nusa Mandiri. Pengabdian masyarakat kali ini diadakan pada Tanggal 14 Desember 2017, bertempat di Yayasan Panti Asuhan Ar Ridho Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Hujan deras yang mengguyur kota Depok sepanjang hari, tidak menyurutkan semangat panitia serta dosen-dosen pengajar yang akan memberikan materi mengenai Dasar-dasar Public Speaking kepada anak-anak panti asuhan Ar Ridho. Sesuai agenda, rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat rencananya akan dimulai pada pukul 15:30 WIB selepas shalat Ashar berjamaah bersama para pengurus dan anak-anak panti asuhan.

Acara dipimpin oleh pembawa acara bapak Danang Dwi Harmoko dan dimulai dengan pembacaan doa terlebih dulu. Selanjutnya yaitu sambutan yang disampaikan oleh Ustadz Ali selaku perwakilan dari Panti Asuhan, kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari Ibu Hj. Kartini Salman selaku ketua yayasan, dan yang terakhir sambutan dari perwakilan STIBA Nusa Mandiri oleh Bapak Sayyid Khairunas. Dalam sambutannya, Ibu Kartini menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap keluarga besar Nusa Mandiri yang telah hadir untuk bersilaturahim sekaligus sharing ilmu kepada anak-anak panti asuhan Ar Ridho, beliau juga mengungkapkan semoga apa yang diberikan oleh bapak-bapak dosen dari STIBA Nusa Mandiri bermanfaat bagi anak-anak di panti tersebut, terakhir beliau juga berharap semoga ke depannya acara serupa dapat rutin digelar sehingga dapat saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Tiba saatnya bagi STIBA Nusa Mandiri melakukan penyampaian materi. Kali ini sebagai pemateri adalah Bapak Arif Hidayat, M.Hum. Terlihat anak-anak menyimak dengan cukup antusias materi yang diberikan. Terdapat kurang lebih 30 anak yang terdiri dari tingkat SMP dan SMA yang menjadi peserta pengabdian masyarakat kali ini. Pak Arif menyampaikan kalau public speaking, termasuk ke dalam salah satu skill yang penting untuk dikuasai. Memang, mungkin mereka tidak akan mendapatkannya di mata pelajaran sekolah, tapi mereka bisa melatih melalui pengalaman berorganisasi yang sudah pasti akan melatih banyak area soft skill mereka di sana, salah satunya yakni confidence serta public speaking itu sendiri.

Setelah penyampaian materi selama kurang lebih 60 menit, ada salah satu peserta yang bertanya kira-kira seberapa penting public speaking dalam dunia kerja nanti. Pak Arif menjawab kalau kemampuan dalam menyampaikan pendapat, serta berbicara di depan umum merupakan hal yang mutlak untuk dimiliki. Apalagi jika memang kelak pekerjaan kita menuntut untuk bertemu atau berbicara dengan banyak orang, seperti menjadi guru, dosen, MC, dll. Lebih lanjut, beliau mengungkapkan kalau dalam dunia kerja, pintar saja tidak cukup. Ada banyak hal yang akan dihadapi kelak yang menuntut kita menguasai beberapa kemampuan-kemampuan yang tidak ada dalam mata pelajaran di sekolah seperti communication skills, problem solving, attitudes, dan sebagainya. Anak-anak panti asuhan terlihat sangat serius dalam menyimak apa yang disampaikan oleh pemateri.

Selesai sesi tanya jawab, Pak Arif kemudian menutup sesi penyampaian materi. Meskipun singkat, semoga apa yang disampaikan bermanfaat dan dapat membuka khazanah pengetahuan anak-anak panti asuhan, serta diharapkan pula mereka mempunyai kemampuan yang baik dalam hal public speaking serta interpersonal skills sehingga mampu bermanfaat bagi hidup mereka ke depannya. Acara terakhir yaitu penutup, berupa pemberian souvenir dari STIBA Nusa Mandiri kepada Yayasan Panti Asuhan Ar Ridho. Pemberian bingkisan tersebut diwakili oleh bapak Ari Iswanto dari pihak STIBA Nusa Mandiri.



Diakhiri dengan sesi berfoto bersama, maka berakhir lah rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat STIBA Nusa Mandiri kali ini. Semoga saling terjalin kekeluargaan antara STIBA Nusa Mandiri dengan Yayasan Panti Asuhan Ar Ridho yang berkesinambungan ke depannya.

[Sayyid-STIBA]

Tuesday, 23 May 2017

Pengabdian Masyarakat: Apa itu AFTA? Bagaimana Mempersiapkannya?


Pengabdian Masyarakat adalah salah satu syarat dari Tridarma Perguruan Tinggi. STIBA Nusa Mandiri, bersama dengan PPPM-Nusa Mandiri mengadakan agenda rutin yang setiap semesternya menjadi agenda wajib bagi dosen-dosen di lingkungan Nusa Mandiri. Pengabdian masyarakat kali ini diadakan pada Tanggal 14 Mei  2017, bertempat di BSI Margonda Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Hujan deras yang mengguyur kota Depok sepanjang hari, tidak menyurutkan semangat panitia serta dosen-dosen pengajar yang akan memberikan materi mengenai Asean Free Trade Area (AFTA) atau lebih dikenal dengan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Sesuai agenda, rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat rencananya akan dimulai pada pukul 15:30 WIB selepas shalat Ashar berjamaah bersama para pengurus dan peserta panti asuhan.

Acara dipimpin oleh pembawa acara bapak Danang Dwi Harmoko dan dimulai dengan pembacaan doa terlebih dulu. Selanjutnya yaitu sambutan yang disampaikan oleh perwakilan STIBA Nusa Mandiri, Bapak Sayyid Khairunas. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan semoga apa yang diberikan oleh bapak-bapak dosen dari STIBA Nusa Mandiri bermanfaat bagi peserta, terakhir beliau juga berharap semoga ke depannya acara serupa dapat rutin digelar sehingga dapat saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Tiba saatnya bagi STIBA Nusa Mandiri melakukan penyampaian materi. Kali ini sebagai pemateri adalah Bapak Octa Pratama. Terlihat peserta menyimak dengan cukup antusias materi yang diberikan. Terdapat kurang lebih 30 anak yang terdiri dari tingkat SMA yang menjadi peserta pengabdian masyarakat kali ini. Pak Octa menyampaikan kalau Asean Free Trade Area, memberikan dampak fundamental terhadap ketersediaan lapangan kerja dan persaingan kualitas sumber daya manusia khususnya di wilayah Asia Tenggara. Oleh karena itu menyiapkan talenta-talenta muda yang mempunyai kualifikasi unggul sangat penting. Bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki sumber daya manusia Indonesia jika ingin bersaing dengan negara lain di ASEAN.

Pada dasarnya belajar bahasa apapun sama yaitu dimulai dari kebiasaan. Sedangkan kebiasaan tumbuh karena adanya kegemaran. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menumbuhkan kegemaran terhadap bahasa Inggris hingga akhirnya akan tercipta pembiasaan. Diakhiri dengan sesi berfoto bersama, maka berakhir lah rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat STIBA Nusa Mandiri kali ini. Semoga saling terjalin kekeluargaan antara STIBA Nusa Mandiri dengan Karang Taruna rangkapan jaya yang berkesinambungan ke depannya.



[Sayyid-STIBA]

Tuesday, 2 August 2016

Motivasi Organisasi Sekolah (MOS) dan Berbagi Sesama Insan di Bulan 1000 Berkah, Menebar 1000 Kebaikan

Ciputat – Ramadhan adalah bulan suci penuh berkah, rahmat dan ampunan Allah SWT. Merupakan saat yang baik bagi kita untuk menempa diri dalam ketaqwaan melebihi hari-hari biasa, agar nantinya memperoleh derajat orang yang bertaqwa (muttaqiin), sebagaimana maksud dari shaum itu sendiri.

Hari Kamis, 2 Juli 2016 dan tepatnya hari ke-26 di bulan Ramadhan 1434 Hijriyah untuk yang ke sekian kalinya AMIK BSI Ciputat dan STIBA Nusa Mandiri Ciputat menggelar acara Motivasi Organisasi Sekolah (MOS) dan Ramadhan Fair dengan tema “Berbagi Sesama Insan, Ramadhan Ceria Untuk Kita Semua”. Seminar Motivasi Organisasi Sekolah (MOS) dihadiri oleh siswa-siswi SMK sederajat. Seminar Motivasi diisi oleh Motivator Bapak Taufik Baidawi, M.Kom.



Acara yang diselenggarakan di Gedung AMIK BSI – STIBA Nusa Mandiri Ciputat, yang diikuti oleh 65 peserta yaitu dari SMK Trikarya, SMK Sirajul Falah dan SMK Bina Harapan, dimulai tepat jam 09.00 WIB. Materi dalam seminar ini mencakup materi mengenai bagaimana cara menjadi seorang  pemimpin yang handal dalam sebuah organisasi sekolah. Meskipun siswa-siswi sedang menjalani ibadah puasa Ramadhan namun, siswa-siswi tetap antusias mengikuti jalannya seminar motivasi hingga akhir acara.






Pada sore harinya tepat pukul 15:00 WIB dilanjutkan dengan acara berbagi sesama insan, acara ini dihadiri oleh 100 anak yatim tingkat Sekolah Dasar dari RW.03 dan RW.07 Pisangan-Ciputat, Anak yatim dari Panti asuhan Darunisa Ciputat dan Anak yatim dari Panti asuhan Al-Barokah Lebak Bulus. Acara ini juga dimeriahkan dengan adanya berbagai macam perlombaan seperti lomba mewarnai, lomba membaca hafalan surat pendek dan hafalan doa-doa pendek. Di mana lomba mewarnai dimenangkan oleh Rika dan Sasa dari panti asuhan Darunisa. Di sela acara, hadirnya om…Badut menambah maraknya dan antusiasme para peserta dalam mengikuti acara berbagi sesama insan dengan menampilkan atraksi sulap dan bagi-bagi hadiah. Pada pukul 17:30 WIB tibalah waktunya acara inti yaitu diawali dengan pembacaaan tilawah Al-Qur’an oleh Imam Nawawi dan Lia Minarti, dilanjutkan bersama-sama mendengarkan Tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Mulyadi Mahendra, S.Pd, setelah tiba saatnya berbuka maka seluruh staf BSI Ciputat beserta anak yatim menikamti Ta’jil dan makanan yang telah disiapkan. Snack Ta’jil disponsori oleh staf PT. Tirta Adi Sejahtera-Parung. Sebagai acara puncak BSI memberikan santunan kepada 100 anak yatim. Oh indahnya jalinan rasa kekeluargaan atau silaturahmi dan membahagiakan dengan berbagi sesama insan, meski tampak wajah lelah  panitia tapi puas rasanya telah menyelesaikan acara dengan lancar dan penuh senyum ikhlas… Alhamdulillah….

Semoga dibulan 1000 berkah ini,Allah senantiasa membimbing kami agar tetap berbagi dan menebarkan 1000 kebaikan bagi INDONESIA…. Amiin ya ALLAH.

(Panitia Berbagi Sesama Insan-STIBA Ciputat)